Bocah laki-laki itu asyik menonton siaran berita di layar kaca. Dari luar, ibunya berteriak-teriak memanggil namanya, namun si bocah bergeming. Dia masih saja menonton televisi, hingga si kakak yang bernama Minun datang marah-marah. Amek, nama bocah laki-laki tadi, akhirnya beranjak dari siaran berita kesayangannya.
Di lain waktu, Amek bingung ketika dia ditanya tentang cita-cita oleh gurunya, Imbok. Bocah berbibir sumbing itu membisu, entah bingung atau malu, sementara teman-teman sekelasnya saling berebut mengutarakan cita-cita mereka.
Adegan demi adegan tersebut ada di film 'Serdadu Kumbang'. Film terbaru rumah produksi Alenia Pictures itu bercerita tentang tiga bocah laki-laki bernama Amek (Yudi Miftahudin), Acan (Fachri Azhari) dan Umbe (Aji Santosa).
![]() |
| Amek : yang paling kanan |
Mereka bertiga bersahabat layaknya saudara. Sama-sama tertinggal kelas tahun lalu, sering dihukum guru lantaran terlambat ke Sekolah, dan tingkah laku yang jahil membuat mereka begitu 'terkenal' di sekolahnya di wilayah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Amek tinggal bersama ibunya, Siti (Titi Sjuman) dan kakak perempuannya Minun (Monica Sayangbati). Ayahnya, Zakaria (Asrul Dahlan) lama tak pulang lantaran bekerja sebagai TKI di Malaysia. Siti bekerja membanting tulang lantaran suaminya tak pernah mengirim uang, jangankan uang, kabar pun hanya satu kali dikirimkan lewat surat.
Selain memiliki dua sahabat sejati, Amek yang terlahir dengan bibir sumbing itu punya seekor kuda bernama Smodeng. Ya, dibalik kekurangan yang ia miliki, Amek memang pandai berkuda.
Berbeda dengan adiknya, Minun adalah langganan juara kelas. Mereka berdua sekolah di lingkungan yang sama. Tahun ini, Minun mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat SMP, sementara Amek harus lulus UN tingkat SD kalau tak mau mengulang kelas lagi.
Dalam film yang disutradarai Ari Sihasale itu, diceritakan bahwa ketiga sahabat ini dididik oleh ibu guru Imbok (Ririn Ekawati) yang berwatak sabar. Namun mereka juga kerap dihukum oleh guru bernama Alim (Lukman Sardi) yang sangat keras dan disiplin.
Mereka bertiga juga mengaji pada Papin (Putu Widjaya). Papin adalah seorang kakek yang penyayang. Berbeda dengan teknik pengajaran guru Alim, dia mengajari bocah-bocah itu dengan cara halus dan bijaksana.
"Saya tidak bangga kalau cucu saya cerdas di kepala tapi tidak cerdas di hati," ujar Papin saat meladeni guru-guru di sekolah cucunya.
Banyak hal yang menjadi kendala saat proses syuting berlangsung.
"Untuk mencapai lokasi syuting itu jalannya jauh dan susah ya, cuaca juga jadi kendala jadi kami harus sabar," kata sang produser, Nia Zulkarnaen
Istri Ari Sihasale itu menuturkan bahwa mereka juga mengajak beberapa anak asli Sumbawa untuk bermain di film terbarunya. Selain itu beberapa bintang papan atas juga ikut bermain di film ini, diantaranya Leroy Osmani, Surya Saputra, Lukman Sardi, Titi Sjuman, Fanny Fadila, Dorman Borisman dan Putu Wijaya.
Sementara soundtrack 'Serdadu Kumbang' dikerjakan oleh Ipang. Selain kental dengan unsur keceriaan anak-anak dan pendidikan, film ini juga menampilkan keindahan alam Sumbawa.
Film produksi Alenia Pictures ini juga mengajarkan anak-anak untuk tetap semangat meraih cita-citanya. Bahwa cita-cita itu harus diperjuangkan, tak hanya sekedar menggantungnya di pohon lalu semua impian bakal terwujud.
Penasaran melihat keceriaan 'Serdadu Kumbang'? begitu pula dengan saya, belum ada temen buat nonton. :((
ini ada lirik soundtrack dari serdadu kumbang :
terbang tinggi ke awan
mungkin ada yang bisa ku temukan
menyeberangi ilalang
walaupun jauh yang harus ku tempuh
jalan masihlah panjang
banyak keinginan yang dilupakan
masih harus berjuang
percayalah masih ada banyak harapan
terbanglah terbang raihlah mimpi
jangan berhenti terbanglah serdadu kumbang
maju serdadu kumbang
jangan menyerah rintangan menghalang
tenang jalani semua
percayalah harapan itu masih ada
terbanglah terbang raihlah mimpi
jangan berhenti terbanglah tinggi
terbanglah terbang raihlah mimpi
jangan berhenti terbanglah serdadu kumbang
serdadu kumbang yeah
terbanglah terbanglah terbanglah
(Ipang - Serdadu Kumbang)
lagu ini aseli membuat saya merinding. merinding untuk semangat menggapai impian! lagu ini adalah OST dari satu lagi film anak negeri yang luar biasa menginspirasi: Serdadu Kumbang yang diproduksi oleh Alenia Productions, PH yang sama yang juga membuat film Denias, Liburan Seru, King, dan Tanah Air Beta.
saya sendiri belum menonton seluruh filmnya. saya menyaksikan sinopsis dan beberapa cuplikan scene-nya di Kick Andy Jumat lalu, dan berjanji “Saya harus nonton ini film! Whatever it takes” film ini mengisahkan tentang perjuangan tiga anak Sumbawa, terutama satu tokohnya, Amek, yang berbibir sumbing, dalam meraih cita-citanya menjadi pembaca berita di TV. Dengan berbagai kekurangan dan kelemahannya, mereka tidak gentar untuk terus mewujudkan impian.
senang rasanya, film genre anak-anak dan pendidikan semakin diminati oleh PH yang punya nurani untuk menyemangati anak bangsa untuk selalu bangkit. Senang juga karena setting-nya diambil di pulau selain Jawa yang seringkali jadi primadona, sehingga memberi edukasi yang baik secara langsung maupun tidak langsung pada anak-anak akan keberagaman Indonesia, dan agar anak-anak yang tinggal di pusat kota, menjadi bersyukur atas segala kemudahan yang mereka peroleh. At the same time, film-film jenis ini juga menyemangati jiwa-jiwa lemah yang termanjakan oleh fasilitas itu untuk berjuang lebih keras untuk meraih cita-cita. :) nonton yuuuk!





1 komentar:
alhamdulillah baik.
oh iya pak terimakasih infonya. :)
Posting Komentar